Saya tidak pernah memikirkan
konsekuensi dari lemparan bola yang gagal. Mengapa? Setiap kali berkonsentrasi
pada kegagalan, kamu akan takut menghadapi hasil buruknya.
·
Ketika
akan melompat ke dalam kolam renang, meskipun saya tidak bisa berenang, yang
saya pikirkan adalah bagaimana agar bisa berenang, paling tidak agar tidak
tenggelam. Saya tidak akan berpikiran,
“Saya tidak bisa berenang, jangan-jangan saya nanti tenggelam!”. JIKA SAYA MASUK KE DALAM SITUASI APA PUN, SAYA SELALU BERPIKIR
BAGAIMANA CARANYA AGAR BERHASIL. SAYA TIDAK PERNAH
BERPIKIR BAGAIMANA JADINYA KALAU NANTI GAGAL.
·
Namun,
saya melihat beberapa orang yang dibekukan oleh rasa takut gagal. Rasa takut
muncul karena pengaruh rekan-rekannya, atau terlalu banyak memikirkan
konsekuensi buruknya. Mereka mungkin takut tampak bodoh atau dipermalukan. Saya
tidak suka begitu.
·
Saya
sadar, JIKA INGIN MERAIH SESUATU DALAM HIDUP INI, SAYA HARUS AGRESIF. SAYA
HARUS BERLARI KELUAR DAN MENGEJARNYA. SAYA TIDAK PERCAYA KAMU BISA
MENDAPATKAN SESUATU DENGAN CARA PASIF. SAYA TAHU, BAGI BEBERAPA ORANG, RASA
TAKUT ADALAH HAMBATAN. NAMUN, BAGI SAYA, RASA TAKUT ADALAH ILUSI.
·
JIKA
SUDAH BERADA DI SUATU TEMPAT, SAYA TIDAK MEMIKIRKAN HAL LAIN KECUALI BERUSAHA
SEKUAT TENAGA AGAR BERHASIL. KETAKUTAN HANYA ILUSI SEMATA. KAMU MENGIRA ADA SESUATU YANG
MENAKUTKAN DI SANA, NAMUN SEBENARNYA DI SANA TIDAK ADA APA-APA. APA YANG ADA DI SANA ADALAH PELUANG
UNTUK BERBUAT SEBAIK-BAIKNYA DAN MERAIH KEBERHASILAN.
·
Kalaupun
saya sudah berusaha sebaik mungkin dan hasilnya tetap kurang baik, paling tidak
saya tidak akan menyesal karena tidak berani mencoba. Mungkin nasib baik belum
berpihak kepada saya. Mungkin saya kurang keras berusaha. Tidak ada salahnya
mencoba, dan tidak ada yang perlu ditakutkan. KEGAGALAN SELALU MENJADI PEMICU
UNTUK BEKERJA LEBIH KERAS LAGI DI MASA MENDATANG.
·
Itulah sebabnya mengapa saya selalu
menasihatkan untuk “berpikir positif” dan mendapatkan energi dari kegagalan. TERKADANG KEGAGALAN JUSTRU
MENDEKATKAN KAMU DENGAN TUJUAN YANG INGIN DICAPAI. Ketika saya
berusaha membetulkan mobil yang rusak, setiap kali saya mencoba dan tidak berhasil, saya semakin mendekati untuk
menemukan penyebab kerusakan yang saya cari. Penemuan-penemuan
terhebat di dunia melewati ratusan kegagalan sebelum jawabannya ditemukan.
·
Menurut
saya, rasa takut terkadang disebabkan tidak adanya fokus atau
konsentrasi, terutama dalam dunia olah raga. Ketika saya berdiri
pada garis lemparan bebas dan memikirkan ada 10 juta orang memperhatikan saya
lewat lensa kamera, saya tidak bisa mencetak skor.
·
Oleh
karena itu, SECARA MENTAL SAYA BERUSAHA MELETAKKAN DIRI PADA
TEMPAT YANG AKRAB SAYA KUNJUNGI. SAYA TERUS-MENERUS MENGINGAT-INGAT SEMUA LEMPARAN BEBAS YANG
BERHASIL SAYA LAKUKAN DALAM LATIHAN DAN MENGIKUTI GERAKAN YANG SAMA, TEKNIK
YANG SAMA YANG TELAH SAYA GUNAKAN RIBUAN KALI. LUPAKAN HASILNYA. YANG PENTING KAMU MELAKUKANNYA
DENGAN BENAR. DENGAN
DEMIKIAN KAMU BISA SANTAI DAN BERHASIL. SETELAH MELAKUKANNYA DENGAN BENAR, KAMU
SUDAH TIDAK BISA LAGI MENGENDALIKANNYA. HASILNYA BERADA DI LUAR KENDALI KAMU,
JADI JANGAN PIKIRKAN.
·
Prinsip
yang sama juga berlaku ketika kamu menyampaikan presentasi bisnis atau membuat
laporan sekolah. JIKA KAMU SUDAH MELAKUKAN SEMUA YANG HARUS
DILAKUKAN, SETELAH ITU LEPASKAN SAJA HASILNYA. Tidak peduli apakah
klien akan menyukai presentasi kamu atau tidak. Hasilnya terserah pada klien,
pembeli, atau guru kamu.
·
Saya bisa menerima kegagalan. Setiap
orang pernah gagal. Namun, saya tidak bisa menerimanya kalau belum mencoba. Itulah sebabnya saya tidak pernah
takut mencoba main baseball. Saya tidak bisa berucap, “Saya tidak bisa, saya
takut tidak bisa membentuk tim yang baik”. Saya tidak suka itu. TIDAK PEDULI MENANG ATAU KALAH, YANG PENTING KAMU SUDAH MELAKUKANNYA
SEPENUH HATI DAN BEKERJA 110 PERSEN.
·
RASA
TAKUT HANYALAH ILUSI SEMATA.
No comments:
Post a Comment