• SAYA PERCAYA, KALAU KITA BEKERJA KERAS PASTI AKAN MENDAPAT HASILNYA. SAYA TIDAK PERNAH MENGERJAKAN SESUATU SETENGAH HATI. KARENA SAYA TAHU KALAU SAYA MENGERJAKAN SESUATU SETENGAH HATI, MAKA HASIL YANG SAYA PEROLEH JUGA SETENGAH-SETENGAH. Itulah sebabnya ketika saya mengikuti latihan, saya seperti mengikuti pertandingan yang sesungguhnya. Kamu tidak bisa hari ini tenang-tenang saja, dan besok baru habis-habisan. Saya tidak bisa ketika latihan hanya main-main, dan dalam pertandingan yang sesungguhnya baru serius. KEBERHASILAN BARU BISA DIRAIH APABILA KITA BERSUNGGUH-SUNGGUH PADA SETIAP TAHAP PENCAPAIAN TUJUAN.
• AKAN TETAPI KEBANYAKAN ORANG LEMAH DALAM KOMITMEN. DAN ITULAH SEBABNYA MENGAPA BANYAK ORANG YANG GAGAL. Mereka sepertinya memiliki keinginan kuat untuk menjadi yang terbaik. Mereka mengeluarkan ucapan yang hebat-hebat, memamerkan penampilan yang luar biasa. NAMUN, PADA SAATNYA HARUS MENUNJUKKAN BUKTI, MEREKA HANYA MEMBERI ALASAN, BUKAN JAWABAN.
• Di dunia olah raga, hampir setiap saat kamu melihat perilaku semacam itu. Kamu juga menemukannya pada teman atau rekan bisnis. Mereka menyampaikan jutaan alasan untuk tidak memenuhi janjinya. “Kalau saja saya diberi kesempatan khusus” atau “Kalau saja guru, pelatih, atau atasan memperlakukan saya lebih baik, maka saya bisa mencapai ini atau itu”. Semua itu hanya alasan saja.
• SALAH SATU BAGIAN DARI KOMITMEN ADALAH MENGAMBIL TANGGUNG JAWAB PENUH. Tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa ada halangan atau gangguan. Kalau kamu ingin mencapai sesuatu, pasti ada penghalangnya. Saya mendapatkan halangan; semua orang juga begitu. Namun, JANGAN SAMPAI PENGHALANG MENGHENTIKAN KAMU. JIKA KAMU MENEMUKAN DINDING PENGHALANG, JANGAN MENGHINDAR DAN MENYERAH. CARI CARA UNTUK MEMANJATNYA, ATAU JALAN LAIN UNTUK MENGATASINYA.
• Saya mendapatkan pelajaran yang sangat bagus mengenai gangguan ini ketika masih menjadi junior di North Carolina. Musim pertandingan antar mahasiswa merupakan masa yang paling menggembirakan buat saya di kampus. Pada musim semacam itu, banyak sekali orang yang mengharapkan bagaimana saya harus tampil. Saya mengikuti keinginan mereka.
• Saya berusaha menyenangkan dan memenuhi harapan setiap orang, BUKANNYA MEMILIH RUTE SAYA SENDIRI. Dalam pertandingan, saya berusaha tampak spektakuler dalam memasukkan bola, dan curang dalam pertahanan akhir agar bisa lolos dari situasi sulit.
• Smith, pelatih saya, suatu hari memanggil saya dan menunjukkan dua film rekaman pertandingan, yang pertama adalah film pertandingan pada kompetisi antar mahasiswa, dan satunya lagi pada awal saya masuk di North Carolina sebagai junior. Hasilnya benar-benar bertentangan. SAYA MENCARI JALAN PINTAS DAN ITULAH SEBABNYA SAYA TIDAK SAMPAI KE TUJUAN. SAYA MASIH MEMILIKI HASRAT ATAU KEINGINAN, TETAPI SAYA TELAH KEHILANGAN FOKUS.
• KAMU HARUS KETAT MENGIKUTI RENCANA YANG TELAH DIYAKINI BENAR. BANYAK ORANG YANG BERUSAHA MENJATUHKAN KAMU KE LEVEL MEREKA, KARENA MEREKA TIDAK BISA MENCAPAI LEVEL YANG DIINGINKAN. Namun, jarang sekali orang yang bisa mencapai sesuatu melalui jalan pintas. Jarang sekali orang kaya karena menang lotere. Memang ada orang semacam itu, tetapi itu perkecualian. KEBANYAKAN ORANG MENCAPAI KEBERHASILAN MELALUI JALAN YANG JUJUR, DENGAN MENETAPKAN TUJUANNYA DAN BERKOMITMEN UNTUK MENCAPAINYA.
• Dan memang itulah satu-satunya cara yang saya yakini.
No comments:
Post a Comment